Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Muda

Pada tiga bulan pertama kehamilan (trimester awal), ibu hamil rentan mengalami keguguran. Oleh karena itu, diwajibkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil muda.

Makanan yang Anda konsumsi tiap harinya saat hamil muda haruslah kaya akan berbagai nutrisi. Makanan ini tidak hanya baik untuk Anda, tapi bermanfaat pula bagi perkembangan janin dalam kandungan.

Meskipun di masa-masa awal kehamilan ibu hamil sering mengalami mual dan muntah, Anda tidak boleh menyerah begitu saja dan sebaiknya tetap mengonsumsi makanan sehat secara teratur. Lantas, bagaimana panduan makanan untuk ibu hamil muda? Anda tidak harus mengonsumsi makanan 2 kali lipat karena sedang hamil. Tetaplah makan dalam jumlah yang wajar, tapi pilihlah menu yang berkualitas untuk kesehatan Anda berdua janin. Berikut ini panduan makanan untuk ibu hamil muda:

1. Makanan Kaya Serat

Serat merupakan nutrisi atau makanan untuk trimester pertama yang tak kalah pentingnya. Serat bisa membantu ibu untuk mengontrol kenaikan berat badan dan mencegah preeklamsia. Menurut para pakar di American Diabetes Association, serat bisa membantu untuk menurunkan risiko diabetes gestasional.

Keistimewaan serat bukan cuma merangsang perkembangan janin saja. Nutrisi ini juga bisa membantu mencegah bumil mengalami konstipasi alias masalah buang air besar.

Mau tahu makanan kaya serat yang bisa dikonsumsi di trimester pertama? Banyak kok mulai dari buah segar, kacang-kacangan, biji-bijian, hingga, sayur-sayuran yang dimasak.

2. Makanan Kaya Zat Besi

Ibu hamil kerap kali mengalami kelelahan saat hamil muda. Jika Anda mengalaminya, cobalah cek kadar hemoglobin dalam darah Anda ke dokter. Jangan-jangan, Anda terkena anemia. Anemia sering terjadi pada ibu hamil dan umumnya disebabkan oleh kekurangan zat besi. Kondisi ini bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, tahu, kacang merah, bayam, daging sapi, daging unggas, telur, dan makanan laut (boga bahari).

3. Makanan Kaya Protein

Sumber protein jangan terlewat dari menu diet harian Anda. Asupan nutrisi penting ini berperan dalam pembentukan jaringan tubuh ibu dan bayi, selain untuk menjaga daya tahan tubuh serta kesehatan ibu hamil. Cobalah untuk mengonsumsi dua hingga tiga porsi makanan berprotein tiap harinya, seperti daging tanpa lemak, telur, daging unggas, atau ikan

4. Susu dan Produk Olahan Susu

Susu atau produk olahannya kaya beragam nutrisi yang dibutuhkan ibu di trimester pertama kehamilan. Sebut saja protein, vitamin D, iodium asam folat, hingga kalsium. Di trimester pertama bumil dianjurkan untuk mengonsumsi produk olahan susu yang kaya kalsium. Kalsium ini baik untuk ibu dan pertumbuhan tulang janin.

Lantas, susu apa yang sebaiknya dikonsumsi di trimester pertama dan seterusnya? Selain nutrisinya harus memenuhi kebutuhan bumil, pastikan memilih susu yang melewati proses pasteurisasi. Susu yang belum dipasteurisasi, contohnya susu mentah dari sapi, bisa mengandung bakteri berbahaya. Selain susu, ibu juga bisa mendapatkan nutrisi-nutrisi di atas dari keju atau yoghurt.

5. Makanan Kaya Asam Folat

Selama masa ini, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat. Zat ini bisa mencegah cacat tabung saraf seperti spina bifida, dan mengurangi risiko keguguran serta kelahiran prematur.  Folat, yaitu bentuk alami dari asam folat dapat Anda temui pada makanan seperti kacang merah, bayam, sawi, selada, brokoli, wortel, asparagus, kacang polong, jagung, kacang kedelai, buncis, alpukat, jambu biji dan stroberi. Sedangkan asam folat dapat didapatkan dari suplemen kehamilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *